| Sekilas Tentang | Instalasi | Konfigurasi | Otomatisasi | Cara Pemakaian | Pembahasan | Referensi |
|---|
Drupal adalah Content Management System (CMS) sumber terbuka dan gratis yang ditulis dalam PHP dan didistribusikan di bawah Lisensi Publik Umum GNU. Drupal menyediakan kerangka kerja back-end secara open source untuk setidaknya 14% dari 10.000 situs web teratas di seluruh dunia dan 1,2% dari 10 juta situs web teratas, mulai dari blog pribadi hingga situs perusahaan, politik, dan pemerintah. Drupal juga dapat digunakan untuk manajemen pengetahuan dan untuk kolaborasi bisnis.
- Linux CLI.
- Apache Web server 2.4.62+.
- PHP 8.2.23+.
- MariaDB 11.4.3+.
- RAM minimal 100 Mb.
- Web Hosting (Localtonet.com)
-
Login ke dalam perangkat sistem operasi yang akan digunakan.
-
Pastikan seluruh paket sistem kita up-to-date, dan install seluruh kebutuhan sisrem seperti
Apache,MariaDB, danPHP.$ sudo apt update $ sudo apt upgrade -y $ sudo apt-get install apache2 mariadb-server mariadb-client curl $ sudo apt install php php-mysql php-cli php-json php-opcache php-gd php-curl php-gd php-mbstring php-xml php-xmlrpc php-soap php-intl php-zip -
Konfigurasi ke MySQL database.
$ sudo su $ mysql_secure_installation -
Tekan enter untuk login sebagai root.
-
Tuliskan
Ydan tekan enter untuk membuat password root, masukkan password baru sebanyak dua kali untuk konfirmasi.
-
Tuliskan
Ydan tekan enter untuk menghapus pengguna anonim. -
Tuliskan
Ydan tekan enter untuk tidak memperbolehkan root login remotely.
- Tuliskan
Ydan tekan enter untuk menghapus database test.
- Tuliskan
Ydan tekan enter untuk reload tabel privilege
-
Login ke MySQL dan lakukan autentikasi dengan password yang telah dibuat.
$ mysql -u root -p -
Buat database dan user untuk Drupal.
CREATE DATABASE drupal DEFAULT CHARACTER SET utf8 COLLATE utf8_unicode_ci; GRANT ALL ON drupal.* TO 'drupal_rw'@'localhost' IDENTIFIED BY 'Dru4@l!!'; FLUSH PRIVILEGES; EXIT; exit -
Unduh Drupal ke dalam direktori kita.
$ sudo wget -O drupal.tar.gz https://www.drupal.org/download-latest/tar.gz -
Ekstrak file yang telah diunduh ke dalam direktori yang kita inginkan dan ubah folder Drupal.
$ sudo tar xzvf drupal.tar.gz --directory /var/www $ sudo mv /var/www/drupal* /var/www/drupal -
Konfigurasi Apache web server
$ sudo nano /etc/apache2/sites-available/drupal.conf Alias /drupal "/var/www/drupal/" <Directory /var/www/drupal/> AllowOverride All </Directory> -
Aktifkan situs Drupal dan modul PHP yang diperlukan.
$ sudo a2ensite drupal $ sudo a2enmod rewrite $ sudo chown -R www-data:www-data /var/www/drupal $ sudo systemctl restart apache2 -
Kunjungi alamat http://localhost/drupal untuk meneruskan instalasi.
- Pilih Bahasa yang akan digunakan
- Pilih profil instalasi yang akan digunakan
- Verifikasi requirements yang dimiliki. Gulir ke bawah dan pilih opsi
continue anyway - Set up database dengan memasukkan nama database, username, dan password database. Pilih
save an continue - Tunggu proses instalasi hingga selesai
- Konfigurasi site. Setelah semuanya terisi, pilih
save and continue
-
Jika berhasil akan muncul tampilan seperti ini.
-
Kunjungi situs web https://localtonet.com.
-
Sign up dan masukkan email untuk melakukan registrasi akun. Jika sudah memiliki akun, bisa langsung sign in.
-
Masuk ke submenu
HTTPpada menuMy Tunnelsuntuk membuat server. -
Sesuaikan port localhost tempat untuk menyimpan Drupal (port 80), kemudian pilih create.
-
Pilih tombol start untuk menjalankan server yang telah dibuat.
-
Install localtonet sesuai sistem operasi yang digunakan sebagai server.
$ wget https://localtonet.com/download/localtonet-linux-x64.zip $ unzip localtonet-linux-x64.zip $ chmod 777 ./localtonet -
Kembali ke web localtonet, masuk ke menu
Dashboarddan copy authtoken yang diberikan. -
Jalankan server dan masukkan authtoken.
$ ./localtonet authtoken PASTE_HERE_COPIED_AUTHTOKEN -
Tunggu proses status dari
connectinghingga berubah menjadiOK. -
Mengaktifkan Drupal pada komputer server.
Sekarang server sudah berjalan melalui komputer server (Linux). Server akan tetap berjalan selama komputer servernya menyala.
-
Akses aplikasi yang telah dihosting menggunakan link yang telah dibuatkan secara otomatis ketika membuat server.
-
Jika kita masuk ke submenu
Configurationpada menuManage, kita dapat mengatur konfigurasi umum.- Kita dapat mengatur cache dan optimasi bandwidth dengan memilih opsi
Performance.
- Kita dapat mengatur ukuran default gambar yang ditampilkan pada aplikasi dengan memilih opsi
Image Styleskemudian edit.
- Kita dapat mengatur cache dan optimasi bandwidth dengan memilih opsi
-
Jika kita masuk ke submenu
Extendpada menuManage, kita dapat menambahkan fitur atau modul-modul tertentu sesuai yang dibutuhkan untuk melengkapi aplikasi. -
Jika kita masuk ke submenu
Appearancepada menuManage, kita dapat menerapkan berbagai macam tema aplikasi Untuk memperindah aplikasi. -
Jika kita masuk ke submenu
Peoplepada menuManage, kita dapat mengatur batas akses aplikasi sesuai dengan role pengguna (anonymous, konten editor, admin).
Ketika ingin memodifikasi aplikasi yang sudah terinstall, kita mungkin tidak ingin ada orang lain yang membuka aplikasi kita. Pada saat seperti itu, kita dapat mengatur konfigurasi aplikasi kita untuk masuk ke dalam maintenance mode. Berikut langkah-langkah yang harus kita:
-
Login dengan akun administrator yang telah dibuat.
-
Masuk ke submenu
Configurationpada menuManage.
- Gulir ke bawah hingga menemukan opsi
Maintenance Mode.
- Masuk ke menu
Maintenance Modedan centang kotak untuk mengubah status aplikasi menjadi maintenance mode. Kita juga dapat menyesuaikan pesan yang akan ditampilkan selama aplikasi sedang dalam maintenance mode.
- Pilih
Save configurationuntuk menyimpan perubahan.
Jika masih kesulitan dalam meng-install Drupal, terdapat dua cara alternatif yang lebih mudah. Yaitu dengan menggunakan script shell yang otomatis akan menjalankan semua perintah instalasi pada terminal, atau dengan menggunakan layanan yang tersedia pada web-hosting provider. Dengan layanan tersebut kita hanya perlu mencari aplikasi yang dituju, kemudian klik untuk meng-installnya. Web-hosting provider yang menyediakan script instalasi Drupal secara otomatis diantaranya:
Sebagai contoh, kita akan menggunakan layanan dari Installatron.
- Kunjungi link tersebut kemudian cari aplikasi Drupal untuk di-install.
- Selanjutnya, klik tombol
Install this Application.
- Isi semua informasi yang dibutuhkan, lalu klik tombol
Install.
- Tunggu hingga proses instalasi selesai.
Cara pemakaian CMS Drupal ini sangat mudah dan fleksibel. Dapat digunakan untuk membuat, mengelola, dan mempublikasikan berbagai jenis konten di website, mulai dari blog pribadi hingga situs perusahaan besar, organisasi pemerintahan, dan portal komunitas. Dalam hal akses aplikasi, Admin memiliki kendali penuh, mulai dari pengelolaan konten, manajemen pengguna, hingga pengaturan keamanan. Admin bertanggung jawab untuk mengatur izin pengguna, mengonfigurasi modul, tema, dan memastikan situs berjalan dengan aman serta efisien. Sedangkan pengguna biasa hanya memiliki akses yang terbatas, hanya pada pembuatan dan pengelolaan konten mereka sendiri. Pengguna tidak dapat mengubah pengaturan situs atau mengelola pengguna lain, melainkan hanya berinteraksi dengan bagian-bagian situs yang sudah diatur oleh Admin.
-
Pertama-tama Admin harus
Loginterlebih dahulu. -
Admin memiliki akses penuh ke seluruh fitur yang ada di aplikasi Drupal, antara lain sebagai berikut.
- Content: Mengelola semua konten yang dibuat di situs, seperti artikel, halaman, dan media.
- Structure: Mengelola struktur situs web, seperti blok, jenis konten, menu, taksonomi, dan formulir.
- Appearance: Mengelola tema situs web, mengaktifkan, menonaktifkan, atau mengonfigurasi tema yang diinstal.
- Extend: Menginstal dan mengelola modul tambahan yang memperluas fungsionalitas Drupal.
- Configuration: Mengelola pengaturan dasar Drupal, termasuk konfigurasi sistem, pengguna, dan alur kerja.
-
Admin juga memiliki fitur notifikasi update Drupal dari developer.
-
Pada menu Manage, Admin dapat mengelola akun pengguna di situs Drupal, misalnya pengguna anonim, registrasi akun baru, dan penghapusan akun pengguna. Sehingga situs akan dikelola secara aman dan efisien dari sisi pendaftaran akun pengguna dan perlindungan konten yang sudah dihasilkan oleh pengguna.
-
Admin dapat membuat, mengedit, menghapus, dan mengelola akun pengguna, serta menetapkan peran dan izin yang berbeda untuk pengguna lain.
-
Selain itu, Admin juga dapat menghapus komentar, dan membuat, mengedit, atau menghapus semua konten di situs, termasuk konten yang dibuat oleh pengguna lain.
-
Sebelum menggunakan Drupal kita harus membuat akun terlebih dahulu, kemudian
Login. -
Setelah melakukan login, tampilan aplikasi akan seperti berikut.
-
Pengguna dapat membuat suatu artikel melalui menu
Shortcuts, kemudian klikAdd Content. Pada menu ini, kita bisa memilih bentuk konten yang ingin dibuat, yaitu Article atau Basic Page. -
Jika kita ingin membuat suatu konten berupa artikel, tampilannya akan seperti berikut.
-
Jika artikel sudah selesai ditulis, simpan artikel.
-
Setelah artikel berhasil disimpan, tampilannya seperti berikut.
-
Jika ingin melihat konten yang telah berhasil dibuat, klik menu
Manage, kemudianContent. -
Konten bisa dibaca dan dikomentari oleh pengguna lain.
-
Pengguna dapat melakukan beberapa aksi terhadap konten yang telah dibuat seperti delete content, promote content, publish content, dan aksi-aksi lainnya.
Drupal merupakan salah satu CMS yang banyak digemari oleh beberapa orang di seluruh dunia. Drupal dapat mempermudah untuk mengelola konten dan mempublikasikannya secara cepat. Berikut ini merupakan beberapa kelebihan Drupal:
- Mudah untuk dilakukan pengembangan karena bersifat open source.
- Memiliki tingkat keamanan yang tinggi karena adanya pengecekan data secara teratur dan berkala ketika aplikasi diperbarui.
- Memiliki tampilan yang responsive, sehingga dapat dibuka menggunakan device apapun.
- Mudah untuk memahami mengenai penggunaan Drupal karena video pembelajaran atau pelatihan sudah banyak tersedia di internet. Selain itu, Drupal juga memiliki dokumentasi yang lengkap.
Selain memiliki banyak manfaat seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Drupal juga memiliki kekurangan yang dapat diantisipasi. Berikut ini merupakan beberapa kekurangan Drupal.
- Drupal menyediakan banyak fitur menarik bagi penggunanya, sehingga memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa menguasai CMS ini.
- Aplikasi Drupal yang memiliki banyak modul atau konten bisa mengalami penurunan performa jika tidak dioptimalkan dengan baik.
- Pilihan tema bawaan Drupal sangat terbatas dan banyak yang berbayar, sehingga pengguna akan kesulitan jika memerlukan pengembangan tema khusus atau penyesuaian lebih mendalam untuk menciptakan tampilan yang diinginkan.
- Panel admin CMS terkadang sangat rumit untuk digunakan jika tidak terbiasa dengan tampilannya.
Jika dibandingkan dengan CMS sejenis yaitu WordPress, baik WordPress maupun Drupal tentunya memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan sebelum menggunakannya. Berikut adalah beberapa perbandingan antara kedua CMS ini.
- Drupal mendukung instalasi manual dan otomatis, namun instalasi manual akan lebih sulit bagi pemula. Sedangkan WordPress juga memiliki dua metode instalasi, tetapi lebih mudah digunakan berkat fitur-fitur yang memudahkan.
- Drupal mengoptimalkan kecepatan situs secara otomatis sehingga performanya cepat. Sedangkan WordPress sedikit sulit untuk meningkatkan kecepatan karena tidak ada alat khusus untuk optimasi.
- Drupal menawarkan konten yang lebih kompleks dan beragam, termasuk fitur chat dan media hosting. Sedangkan WordPress lebih sederhana dalam hal konten, sesuai dengan sistem administrasinya yang tidak sekompleks Drupal.
- Drupal memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi, membuatnya sulit diretas. WordPress juga aman, namun rentan jika menggunakan banyak plugin atau tema pihak ketiga.
- Kustomisasi tema dan plugin di Drupal lebih rumit dan sering memerlukan biaya. Sedangkan di WordPress, kustomisasinya lebih mudah dan gratis tanpa perlu modul khusus.
- Wikipedia Drupal - Wikipedia
- Drupal Documentation - Drupal
- Drupal Review - G2: Business Software and Services Reviews
- Perbandingan Drupal dan Wordpress - Sekawanmedia
| Nama | NIM |
|---|---|
| Aditya Purwansyah | G6401221024 |
| Viby Ladyscha Yalasena Winarno | G6401221025 |
| Noer Hanifah Suganda | G6401221041 |
| Nabiel Muaafii Rahman | G6401221044 |
| Yuuka Salsabila Sisvi | G6401221117 |

















































